Dunia Bisa Menjadi Indah.

Dari bawah sudah mulai terdengan riuh-redam suara manusia yang bersahut-sahutan. Semua orang mengamati indahnya pemandangan matahari yang akan terbit yang sinarnya menerobos masuk kedalam sanubari jiwa dan hangatnya menghapus keluh kesah kaku yang sudah dirasakan. Termasuk aku sendiri. Aku menikmati suasana dingin yang merasuk dan menusuk hingga pelipisku beku dan tanganku juga merasa ngilu—kaku.

Awan-awan besar dan terkesan menakutkan berkumpul dan terkadang membentuk suatu bidang yang serupa dengan kehidupan kita. Mereka terus bergerak berubah warna dari hitam gelap menjadi biru langit menjadi merah darah kemudian sempurna! Semua memantulkan cahaya yang mungkin sulit terasa indah pada beberapa waktu memantulkan gambaran-gambaran langit yang masih sempurna. Seketika itu beberapa anak kecil berhamburan, “Dunia bisa menjadi indah sangat indah”. Seraya kembali terus berdoa dan bersyukur.

Bromo-Malang, 2018.

Best Regrads,

Rislita Nindya Indriyani.